Konsep Dan Pendekatan Sistem Dalam Pembelajaran

Konsep Dan Pendekatan Sistem Dalam Pembelajaran
Konsep perencanaan sistem pembelajaran
  1. Pengertian perencanaan pembelajaran

Perencanaan adalah proses penetapan dan pemanfaatan sumber daya secara terpadu yang diharapkan dapat menunjang kegiatan-kegiatan dan upaya-upaya yang akan dilaksanakan secara efisien dan efektif dalam mencapai tujuan.
Toeti Soekamto dalam Afandi mendefinisikan perencanaan pembelajaran sebagai usaha untuk mempermudah proses belajar-mengajar sehingga diperlukan perencanaan pembelajaran. Perencanaan pembelajaran dapat dikatakan sebagai pengembangan pembelajaran yang merupakan sistem yang terintegrasi dan terdiri atas beberapa unsur yang saling berinteraksi.
Sejalan dengan pendapat Toeti dalam Afandi tentang perencanaan pembelajaran Nana Sudjana dalam Afandi juga berpendapat yaitu bahwa perencanaan pembelajaran merupakan kegiatan memproyeksikan tindakan apa yang akan dilaksanakan dalam suatu pembelajaran (PBM) yaitu dengan mengkoordinasikan (mengatur dan merespons) komponen-komponen pembelajaran, sehingga arah kegiatan (tujuan), isi kegiatan (materi), cara penyampaian kegiatan (metode dan teknik, serta bagaimana mengukurnya (evaluasi) menjadi jelas dan sisitematis".
Berdasarkan beberapa pengertian menurut para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran merupakan suatu rangkaian pembelajaran yang saling berhubungan antar satu komponen dengan komponen lainnya.
Afandi, Muhammad. 2009. Perencanaan pendidikan dasar. Volume 1, nomor 2. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=325577&val=7660&title=PERENCANAAN%20PEMBELAJARAN%20PENDIDIKAN%20DASAR (Diakses pada tanggal 07 Maret 2018).

2.  Prinsip perencanaan pembelajaran
Beberapa prinsip perencanaan pembelajaran, menurut Sagala dalam Afandi, terdiri atas:
a.       Menetapkan apa yang akan dilakukan oleh guru, kapan dan bagaimana cara melakukannya dalam implementasi pembelajaran
b.      Membatasi sasaran atas dasar tujuan intruksional khusus dan menetapkan pelaksanaan kerja untuk mencapai hasil yang maksimal melalui proses penentuan target pembelajaran
c.       Mengembangkan alternatif-alternatif yang sesuai dengan strategi pembelajaran.
d.      Mengumpulkan dan menganalisis informasi yang penting untuk mendukung kegiatan pembelajaran.
e.       Mempersiapkan dan mengkomunikasikan rencana-rencana dan keputusan-keputusan yang berkaitan dengan pembelajaran kepada pihak yang berkepentingan.
Afandi, Muhammad. 2009. Perencanaan pendidikan dasar. Volume 1, nomor 2. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=325577&val=7660&title=PERENCANAAN%20PEMBELAJARAN%20PENDIDIKAN%20DASAR (Diakses pada tanggal 07 Maret 2018).
berdasarkan prinsip menurut salaga dalam Afandi, dibawah ini juga terdapat beberapa prinsip perencanaan pembelajaran yaitu sebagai berikut:
a.       Signifikasi
b.      Relevansi
c.       Adaptif
d.      Feasibilitas
e.       Kepastian
f.       Ketelitian
g.      Waktu
h.      Monitoring
i.        Isi perencanaan

3. Karakter perencanaan pembelajaran
Kemudian menurut Banghart dan Trull dalam Harjanto yang selanjutnya dikutip oleh Darwyn Syah dalam Fatima, menjelaskan terdapat beberapa karakteristik perencanaan pengajaran yaitu:
a.       Merupakan proses rasional, sebab berkaitan dengan tujuan social dan konsep–konsepnya yang dirancang oleh banyak orang.
b.      Merupakan konsep dinamik, sehingga dapat dan perlu dimodifikasi jika informasi yang masuk mengharapkan demikian.
c.       Perencanaan terdiri dari beberapa aktivitas, aktivitas itu banyak ragamnya, namun dapat dikategorikan menjadi prosedur-prosedur.
d.      Perencanaan pengajaran berkaitan dengan pemilihan sumber dana, sehingga harus mampu mengurangi pemborosan, duplikasi, salah penggunaan dan salah dalam manajemennya.
Selain karakteristik tersebut, dibawah ini terdapat juga beberapa karakteristik, sebagai berikut:
a.       Penyusunan perencanaan pembelajaran ditunjukan terhadap siswa yang belajar
b.      Memiliki tahapan-tahapan (persiapan, pelaksanaan, evaluasi, dan tindak lanjut)
c.       Sistematis
d.      Pendekatan sistem
e.       Pembelajaran yang humanis

4. Manfaar perencanaan pembelajaran
Dalam bukunya Darwyn Syah yang berjudul Perencanaan Sistem Pengajaran Pendidikan Agama Islam, tertulis manfaat yang diperoleh dari perencanaan pengajaran dalam proses belajar mengajar yaitu :
a.       Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai tujuan.
b.      Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsure yang terlibat dalam kegiatan.
c.       Sebagai pedoman kerja bagi setiap unsure, baik unsure guru maupun unsure murid.
d.      Sebagai alat ukur efektif tidaknya suatu pekerjaan, sehingga setiap saat diketahui ketepatan dan kelambatan kerja.
e.       Untuk bahan penyusunan data agar terjadi keseimbangan kerja. Untuk menghemat waktu, tenaga, alat-alat dan biaya

Pendekatan sistem dalam pembelajaran
1.      Pengertian sistem
Sistem adalah suatu konsep yang abstrak yakni seperangkat komponen atau unsur-unsur yang saling berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan (Oemar, H: 2002)
            Ciri utama suatu  sistem menurut Sanjaya, 2008:2, yaitu sebagai berikut:
·         Suatu sistem memiliki tujuan tertentu
·         Untuk mencapai tujuan sebuah sistem memiliki fungsih-fungsih tertentu
·         Untuk menggerakka funsi, suatu sistem harus ditunjang oleh berbagai komponen
2.      Pengertian pendekatan sistem
Pendekatan sistem adalah alat atau teknik yang dirancang untuk memahami suatu sistem, suatu cara yang dilakukan secara ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan untuk melakukan berbagai analisis terhadap suatu sistem.
3.      Pembelajaran sebagai suatu sistem
Sistem pembelajaran merupakan suatu kombinasi terorganisir yang meliputi unsur-unsur manusiawi, material, faslitas, perlengkapan dan prosedur yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan
Bentuk sederhana pendekatan sistem dalam pembelajaran:
·         Mengidentifikasi
·         Mengembangkan
·         Mengevaluasi
·         merevisi
4.      Manfaat penerapan pendekatan sistem dalam perencanaan pembelajaran
Pengunaan pendekatan sistem dalam perencanaan pembelajaran bermanfaat dalam:
·         Dapat memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kegiatan perencanaan pembelajaran
·         Menghasilkan rumusan rencana pembelajaran yang bermutu

·         Dapat menyusun sistem pembelajaran yang efektif dan efesien.

Komentar